KEUTAMAAN MEMBACA SURAH AL-KAHFI

 KEUTAMAAN MEMBACA SURAH AL-KAHFI

1. Pengertian Surat Al-Kahfi

Surat Al-Kahfi adalah surat ke-18 dalam Al-Qur'an yang terdiri dari 110 ayat. Surat ini tergolong surat Makkiyah karena diturunkan di Makkah sebelum hijrah ke Madinah. Nama "Al-Kahfi" berarti "gua", yang merujuk pada kisah utama dalam surat ini tentang sekelompok pemuda yang melarikan diri ke dalam gua untuk menyelamatkan diri dari penganiayaan dan ujian iman. Surat Al-Kahfi memiliki beberapa kisah penting dan penuh hikmah, antara lain:

a)   Kisah Ashabul Kahfi (Penghuni Gua): Sekelompok pemuda beriman yang tertidur di dalam gua selama berabad-abad dan dibangunkan sebagai tanda kekuasaan Allah.

b)  Kisah Pemilik Dua Kebun: Kisah seorang pria kaya yang sombong terhadap sahabatnya yang miskin, dan bagaimana kebun-kebun mewahnya dihancurkan oleh Allah sebagai pelajaran tentang kesombongan dan ketergantungan pada harta dunia.

c)  Kisah Nabi Musa dan Khidr: Kisah perjalanan Nabi Musa bersama Khidr yang mengajarkan pelajaran tentang hikmah Allah yang seringkali tersembunyi dari pemahaman manusia.

d)   Kisah Dzulqarnain: Kisah raja yang kuat dan adil yang melakukan perjalanan untuk melindungi orang-orang dari Ya'juj dan Ma'juj.

2. Waktu Utama untuk Membaca Surat Al-Kahfi

Waktu utama untuk membaca Surat Al-Kahfi adalah pada hari Jumat. Membaca surat ini pada hari Jumat memiliki keutamaan tersendiri yang disebutkan dalam beberapa hadis Nabi Muhammad SAW. Hadist yang menyebutkan keutamaan membaca Surat Al-Kahfi pada hari Jumat adalah sebagai berikut:

·         Hadis Riwayat Al-Hakim:

Nabi Muhammad SAW bersabda:

"Barangsiapa membaca surat Al-Kahfi pada hari Jumat, maka ia akan diterangi oleh cahaya antara dua Jumat." (HR. Al-Hakim)

·         Hadis Riwayat Al-Baihaqi:

Dalam riwayat dari Abu Sa’id Al-Khudri, Nabi Muhammad SAW bersabda:

"Barangsiapa membaca surat Al-Kahfi pada hari Jumat, maka akan ada cahaya yang menyertainya di antara dua Jumat." (HR. Al-Baihaqi)

Jadi, waktu utama untuk membaca Surat Al-Kahfi adalah pada hari Jumat, mulai dari malam Jumat (setelah Maghrib pada hari Kamis) hingga hari Jumat sebelum Maghrib

3. Keutamaan Membaca Surat Al-Kahfi

Surat Al-Kahfi memiliki keutamaan yang sangat besar, baik di dunia maupun di akhirat. Keutamaan membaca Surat Al-Kahfi di dunia dan di akhirat adalah sebagai berikut

1.      Diterangi Cahaya hinggga Kabah

Keutamaan yang pertama adalah akan diterangi cahaya bagi yang membaca surat Al-Kahfi pada Malam Jumat, sebagaimana pada hadits di bawah ini.

Rasulullah SAW. bersabda:

مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ لَيْلَةَ الْجُمُعَةِ أَضَاءَ لَهُ مِنَ النُّورِ فِيمَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْبَيْتِ الْعَتِيقِ

 Artinya: “Barang siapa yang membaca surat Al-Kahfi pada malam Jumat, dia akan disinari Cahaya antara dirinya dan kabah.” (HR. Ad-Darmi Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih sebagaimana dalam Shohibul Jami’ No. 6471).

2.      Diterangi Cahaya Antara Dua Jumat

Berikutnya jika membaca surat Al-Kahfi setiap Hari Jumat akan diteangi cahaya bagi para pembacanya di antara dua Jumat. Keistimewaan ini pernah dijelaskan pada sebuah hadits berikut ini.

Dari Sa’id bin al-Khudry dari Nabi Shallallahu’alaihi wassalam bersabda:

عن أبي سَعيدٍ الخُدريِّ عنِ النبيِّ صلَّى اللهُ عليه وسلَّم أنَّه قال مَن قَرَأَ سورةَ الكَهفِ يومَ الجُمُعةِ أضاءَ له من النورِ ما بَينَ الجُمُعتينِ

Artinya: “Barang siapa yang membaca surat Al-Kahfi pada hari Jumat, dia akan disinari Cahaya antara dua Jumat.” (HR. An Nasa’i Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih sebagaimana dalam Shohibul Jami’ no. 6470).

3.      Dipancarkan Cahaya di Hari Kiamat

Setiap orang yang membaca surat al Kahfi pada hari atau malam Jumat, maka Allah SWT. akan memancarkan cahaya kelak pada Hari Kiamat.

Sebagaimana sabda Rasulullah SAW:

مَنْ َقَرَأَ سُوْرَةَ الْكَهْفِ لَيْلَةَ الْجُمْعَةِ أَضَاءَ لَهُ مِنَ النُّوْرِ فِيْمَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْبَيْتِ الْعَتِيْقِ

Artinya: “Barang siapa membaca surat Al Kahfi pada malam Jumat, maka akan dipancarkan cahaya untuknya antara dirinya hingga Baitul Atiq.” (HR. Al Hakim, Al Baihaqi dan Ad Darimi).

4.      Dihindarkan dari Fitnah Dajjal

Terdapat sebuah hadits yang menjelaskan baha keutamaan membaca Al-Kahfi agar terhindar dari fitnah Dajjal.

من قرأ العشر الأواخر من سورة الكهف عُصم من فتنة الدجال

Artinya: “Barangsiapa membaca sepuluh ayat pertama dari surat A-KAhfi, makai a akan terhindar dari fitnah Dajjal.” (HR. Ibnu Hibban).

5.      Mendapatkan Ampunan Dosa dari Allah

Allah adalah sebaik-baiknya Maha Pengampun bagi seluruh umatnya. Di momen ini juga bisa digunakan untuk berdoa bersungguh-sungguh serta meminta ridho dan ampunannya

مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ فِي يَوْمِ الْجُمُعَةِ، سَطَعَ لَهُ نُورٌ مِنْ تَحْتِ قَدَمِهِ إِلَى عَنَانِ السَّمَاءِ، يُضِيءُ لَهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ، وغُفر لَهُ مَا بَيْنَ الْجُمُعَتَيْنِ

"Barang siapa yang membaca surat Al Kahfi pada hari Jumat, akan dibentangkan baginya cahaya mulai dari bawah telapak kakinya sampai ke langit. Cahaya itu akan memancarkan sinar baginya pada hari kiamat. Dan ia akan mendapatkan ampunan dari Allah di antara dua Jumat.”

(Hadist Riwayat Abu Bakr bin Mardawaih dari Abdullah bin Umar RA).

 

 






Komentar